Gerak Cepat Pemkab Mempawah Tanggapi Rumah Warga Viral, Siapkan MCK hingga Akses Listrik

Sebarkan:

Kadis Perkimtan Mempawah Abdurahman saat melakukan verifikasi lapangan langsung ke kediaman Rusli di Sungai Kunyit Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, Kamis (9/4/2026).SUARANUSANTARA/SK
Mempawah, Kalbar (Suara Nusantara) – Pemerintah Kabupaten Mempawah menunjukkan respons cepat terhadap informasi yang beredar di media sosial terkait kondisi rumah warga yang dinilai membutuhkan perhatian.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkimtan) Kabupaten Mempawah, Abdurahman, turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi ke kediaman Rusli di Sungai Kunyit Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, Kamis (9/4/2026).

Kunjungan tersebut turut melibatkan jajaran Pemerintah Desa Sungai Kunyit Laut, Kepala Dusun, serta perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Mempawah. Tim gabungan ini memastikan kondisi bangunan secara objektif guna menentukan langkah penanganan yang tepat sasaran.

“Bangunan utama sebenarnya sudah pernah mendapatkan bantuan, terlihat dari dinding yang sudah diplester. Namun, bagian teras serta fasilitas MCK memang belum tersentuh,” ungkap Abdurahman.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah telah menyiapkan sejumlah intervensi. Pemerintah desa menyatakan kesiapan untuk membangun fasilitas MCK bagi keluarga Rusli, sementara Dinas Perkimtan akan mendampingi proses pengajuan sambungan listrik.

Selama ini, diketahui pemilik rumah belum pernah mengajukan permohonan listrik secara resmi. Untuk itu, koordinasi akan dilakukan dengan PLN UP3 Mempawah guna memastikan akses listrik dapat segera terealisasi.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan penyesuaian dan verifikasi ulang terhadap data bantuan yang pernah diterima, agar program lanjutan tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Menanggapi viralnya kasus ini, Abdurahman menegaskan bahwa Pemkab Mempawah terbuka terhadap setiap laporan masyarakat. Ia juga memperkenalkan inovasi “Mata-Mata RTLH” (Rumah Tidak Layak Huni) yang mulai dirintis sejak 2025.

“Inovasi ini mendorong masyarakat menjadi mata dan telinga pemerintah, dengan melaporkan rumah tidak layak huni melalui mekanisme di desa atau kelurahan,” jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar mengedepankan pelaporan melalui jalur resmi, sehingga pemerintah dapat melakukan penanganan secara cepat, tepat, dan terukur.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat. Sinergi ini penting agar seluruh warga Mempawah bisa mendapatkan hunian yang layak dan sehat,” pungkasnya.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini