Informasi penemuan jasad tersebut diterima personel Polairud Kendawangan sekitar pukul 16.31 WIB, setelah sejumlah warga yang beraktivitas di sekitar pantai melaporkan adanya tubuh manusia tergeletak di bibir pantai. Keberadaan mayat itu sontak menyita perhatian warga dan menimbulkan kepanikan di lokasi.
“Korban ditemukan dalam kondisi tanpa identitas dan tidak mengenakan pakaian,” ujar Komandan KP VI-10.16 Wilayah Kendawangan, AIPDA Kamaruddin, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara Ketapang, Rabu (24/12/2025).
Ia menjelaskan, kondisi jasad saat ditemukan sudah mengalami pembengkakan dan mulai membusuk, sehingga diduga korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan warga.
Petugas Polairud Kendawangan bersama unsur terkait segera melakukan evakuasi jenazah menggunakan ambulans ke Puskesmas Kendawangan guna dilakukan visum awal.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari,” ungkap AIPDA Kamaruddin.
Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait korban agar segera melapor dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian terdekat.
Penemuan ini kini dalam penanganan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab kematian sekaligus mengungkap identitas korban.[SK]
