Sanggau (Suara Nusantara) – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena menghadiri rapat Evaluasi Bantuan Pangan Beras tahun 2025 yang digelar di aula Hotel Sanggau, Selasa (30/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, Susana menekankan pentingnya evaluasi terhadap data penerima manfaat bantuan agar program benar-benar tepat sasaran.
Suasana Rapat Evaluasi Bantuan Pangan Beras di Kabupaten Sanggau.SUARANUSANTARA/SK
“Kita harus mendata ulang karena untuk data ini, yang menerima, mungkin dalam dua tahun yang lalu ada perubahan kehidupan ekonomi mereka, misalnya sudah membaik di situasi sekarang,” ujar Susana.
Ia menambahkan, data yang digunakan sebagai acuan harus sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Dengan begitu, program bantuan pangan dari pemerintah betul-betul menyentuh warga yang kurang mampu.
“Termasuk dalam distribusi bantuan tentu masih ada kendala, baik karena kondisi geografis maupun faktor iklim,” ungkapnya.
Susana berharap, berbagai kendala di lapangan dapat segera dicarikan solusi bersama agar pelaksanaan distribusi berikutnya berjalan lebih baik. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional yang telah menugaskan Perum Bulog sebagai pelaksana teknis program bantuan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat. Semoga bantuan yang diberikan tepat sasaran serta memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Sanggau,” tegasnya.
Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), bantuan pangan beras di Kabupaten Sanggau disalurkan kepada 21.634 keluarga penerima manfaat. Masing-masing keluarga menerima 10 kilogram beras per bulan selama dua bulan, dengan total bantuan beras yang disediakan mencapai 432,62 ton.
Dengan evaluasi yang lebih ketat, pemerintah daerah berharap distribusi bantuan pangan ke depan semakin merata dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.[SK]