Diduga karena Cemburu, Suami di Kubu Raya Bakar Rumah Sendiri hingga Ludes Terbakar

Sebarkan:

Perugas damkar padamkan kebakaran rumah di Gang Budaya Desa Sungai Ambawang Kuala.SUARANUSANTARA/SK
Kubu Raya, Kalbar (Suara Nusantara) – Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Gang Budaya, Desa Sungai Ambawang Kuala, Kabupaten Kubu Raya, pada Minggu (21/9/2025) siang. Api diketahui pertama kali muncul dari dalam rumah dan dengan cepat membakar seluruh bagian bangunan.

Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa rumah yang terbakar merupakan milik Aldian dan Hanisa, pasangan suami istri yang sebelumnya sempat terlibat perselisihan. Akibat pertengkaran itu, Hanisa memilih pergi ke rumah orang tuanya yang lokasinya tak jauh dari kediaman mereka.

“Saat ipar pelaku mendatangi rumah tersebut, ia melihat pelaku sedang merusak sejumlah perabot seperti kulkas, magicom, dan lemari, bahkan mencoba membakar kasur di dalam rumah,” ungkap Aiptu Ade.

Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi nekat pelaku diduga dipicu oleh rasa cemburu terhadap seorang teman dekat istrinya. Dalam kondisi emosi yang tidak terkendali, pelaku kemudian merusak perabot rumah tangga sebelum akhirnya membakar rumahnya sendiri.

Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 11.50 WIB, dan segera membesar karena material bangunan yang mudah terbakar. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran.

“Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB setelah 14 personel pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi,” jelas Aiptu Ade.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Namun, seluruh bangunan beserta isinya hangus terbakar.

Beberapa barang yang ikut terbakar antara lain kulkas, handphone, magicom, mesin kompresor, lemari kaca, televisi, kasur, dan seluruh bagian rumah. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan total kerugian materi yang dialami keluarga tersebut.

Setelah kejadian, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Sungai Ambawang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus ini dan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait motif dan kondisi pelaku saat kejadian.

“Saat ini pelaku sudah berada di Polsek Sungai Ambawang dan proses hukum sedang berjalan,” tutup Aiptu Ade.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya mengendalikan emosi dalam menyelesaikan konflik rumah tangga agar tidak berujung pada tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini