Sanggau, Kalbar (Suara Nusantara) – Pemerintah Kabupaten Sanggau bersama Polres Sanggau menggelar Kontes Durian dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di salah satu kafe di Kota Sanggau, Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang promosi potensi durian unggulan daerah sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi bagi petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Masyarakat menikmati durian gratis dilokasi acara. SUARANUSANTARA/SK
Kontes yang berlangsung meriah tersebut mempertemukan para petani durian terbaik dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sanggau untuk menampilkan buah unggulan mereka. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkenalkan durian asli Sanggau ke pasar nasional hingga internasional.
Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua Badan Anggaran sekaligus Anggota Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, Anggota Komisi XIII DPR RI, Paolus Hadi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sanggau, anggota DPRD Kabupaten Sanggau, serta para pimpinan instansi vertikal.
Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Sanggau atas inisiasi penyelenggaraan Kontes Durian sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan hayati Kabupaten Sanggau, khususnya varietas durian lokal yang memiliki cita rasa khas dan berpotensi menjadi komoditas unggulan daerah.
"Melalui ajang ini, kita ingin memperkenalkan durian asli Sanggau ke dunia luar. Kita targetkan lomba ini tidak hanya di tingkat lokal atau regional, tetapi bisa mencapai tingkat internasional," ujar Yohanes Ontot.
Bupati juga mengingatkan para petani agar menjaga dan melestarikan pohon-pohon durian yang berhasil meraih predikat terbaik dalam kontes tersebut. Menurutnya, pohon induk memiliki nilai strategis sebagai sumber bibit unggul yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas produksi durian Sanggau pada masa mendatang.
"Pohon-pohon yang menjadi juara harus benar-benar dijaga karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi, baik dari sisi pengembangan bibit maupun hasil buahnya di masa depan," pesannya.
Selain menjadi ajang promosi komoditas unggulan, kontes durian juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Kehadiran peserta, pengunjung, dan pelaku UMKM turut meningkatkan aktivitas perdagangan selama kegiatan berlangsung.
Tahun ini, kontes diikuti 51 peserta yang berasal dari 15 kecamatan di Kabupaten Sanggau. Persaingan semakin menarik dengan keikutsertaan peserta dari Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Landak yang turut membawa durian unggulan dari daerah masing-masing.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Selain menikmati berbagai varietas durian lokal, pengunjung juga disuguhkan beragam produk UMKM yang dipamerkan di sekitar lokasi acara.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Para peserta dan tamu undangan juga menikmati durian secara gratis dalam suasana penuh keakraban.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan Polri semakin profesional, dicintai masyarakat, serta mampu terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Stabilitas keamanan yang terjaga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan sektor pertanian, serta promosi potensi unggulan Kabupaten Sanggau hingga ke tingkat nasional maupun internasional,[SK]