![]() |
| Gubernur Kalbar Ria Norsan Tinjau Pembangunan Ruas Jalan Pesaguan-Kendawangan, Ketapang.SUARANUSANTARA/SK |
Kunjungan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Kalbar dalam memastikan kelayakan infrastruktur, khususnya pada jalur strategis yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah pesisir selatan Ketapang.
“Keputusan ini saya ambil setelah melihat langsung kondisi di lapangan. Banyak lubang di sepanjang jalan, dan jika tidak segera ditangani, kerusakan bisa semakin parah serta membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan,” ujar Ria Norsan.
Dalam peninjauan itu, Gubernur juga menyoroti kondisi jembatan yang berada di ruas tersebut. Meski rencana pembangunan jembatan baru untuk sementara ditunda, struktur jembatan lama dinilai masih cukup kuat untuk digunakan hingga satu tahun ke depan.
Namun demikian, langkah antisipatif tetap disiapkan. Pemerintah Provinsi akan memasang rambu-rambu peringatan serta memberlakukan pembatasan tonase kendaraan guna menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mempertahankan ketahanan jembatan.
“Sebagai langkah pengamanan, kita akan pasang rambu peringatan dan lakukan pembatasan tonase kendaraan agar jembatan tetap aman digunakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ria Norsan mengungkapkan bahwa dari total kerusakan jalan sepanjang 3 kilometer, pemerintah menargetkan perbaikan efektif sepanjang 2 kilometer dalam waktu dekat. Sementara 1 kilometer sisanya tetap difungsikan dan akan diusulkan dalam penambahan anggaran pada Perubahan APBD mendatang.
Melihat tingginya aktivitas kendaraan perusahaan yang melintas di jalur tersebut, Gubernur juga mendorong keterlibatan pihak swasta dalam penanganan awal kerusakan jalan. Ia meminta pemerintah desa menjalin komunikasi aktif dengan perusahaan di sekitar lokasi.
“Saya harap Kepala Desa bisa mengajak perusahaan-perusahaan sekitar untuk membantu, misalnya menyediakan material seperti semen, kemudian dikerjakan secara gotong royong bersama masyarakat,” ujarnya.
Upaya kolaboratif ini turut diperkuat oleh langkah Bupati Ketapang yang telah mengirimkan surat kepada sejumlah perusahaan agar berpartisipasi menjaga kondisi jalan yang menjadi akses utama masyarakat dan dunia usaha.
Untuk penanganan jangka panjang, Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN maupun program Inpres Jalan Daerah.
“Ke depan, kita akan dorong melalui APBN atau Inpres Jalan Daerah agar penanganan infrastruktur di Kendawangan bisa dituntaskan secara menyeluruh,” pungkas Ria Norsan.[SK].jpg)