Sekadau, Kalbar (Suara Nusantara) – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban jatuhnya Helikopter PK-CFX di kawasan hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Dari delapan korban, tujuh merupakan warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara asing (WNA)..jpg)
Helikopter PK-CFX Jatuh , CEO KPN Corp Asal Malaysia Ikut Jadi Korban.SUARANUSANTARA/SK
Helikopter tersebut diawaki oleh pilot Capt. Marindra Wibowo dan engineer Harun Arasyid, serta membawa enam penumpang yang merupakan bagian dari KPN Corp (PT Karunia Prima Nastari).
Di antara korban penumpang, terdapat Patrick, warga negara Malaysia yang menjabat sebagai CEO KPN Corp. Sementara lima korban lainnya yakni Viktor T., Charles L., Joko C., Fauzie O., dan Sugito.
“Untuk di Kabupaten Melawi, perusahaan kebun sawit grup KPN Corp hanya PT Citra Mahkota yang berlokasi di Kecamatan Ella Hilir dan Menukung,” ujar Mochammad Ramadhani dari bidang perkebunan Dispanbun Kabupaten Melawi saat dikonfirmasi jurnalis Suara Kalbar, Jumat (17/4/2026).
Proses evakuasi seluruh korban dilakukan dari lokasi jatuhnya helikopter di wilayah hutan Sekadau dengan melibatkan Helikopter Caracal milik TNI AU. Upaya ini berlangsung intensif mengingat medan yang sulit dijangkau.
Selanjutnya, jenazah para korban diterbangkan melalui Bandara Supadio Pontianak dan tiba di RSUD Bhayangkara Polda Kalbar sekitar pukul 10.30 WIB untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi dunia penerbangan dan sektor industri, mengingat salah satu korban merupakan pimpinan perusahaan besar.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya Helikopter PK-CFX tersebut.[SK]