Bangunan SDN 3 Nanga Tangkit Rusak Parah, Warga Melawi Minta Pemerintah Turun Tangan

Sebarkan:

Kondisi ruangan sekolah SD Negeri 3 Tangkit, Kecamatan Sokan Kab. Melawi yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah.SUARANUSANTARA/SK
Melawi, Kalbar (Suara Nusantara) – Kondisi bangunan SD Negeri 3 Nanga Tangkit, Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, memprihatinkan. Sejumlah foto yang diunggah warga ke media sosial memperlihatkan ruang kelas yang rusak berat plafon jebol, dinding berlubang, hingga fasilitas belajar yang sudah tak layak digunakan.

Unggahan tersebut pertama kali dibagikan oleh seorang warga melalui grup Facebook Melawi Informasi, lengkap dengan pesan agar pemerintah segera memberi perhatian terhadap kondisi sekolah yang berada di wilayah terpencil itu.

Dalam foto-foto yang beredar, tampak atap kelas berlubang di banyak titik, dinding kayu yang rapuh dan sebagian rusak, serta meja dan bangku siswa yang sudah lapuk dimakan usia. Kondisi seperti ini membuat proses belajar mengajar tidak bisa berlangsung dengan aman dan nyaman.

Informasi yang dihimpun jurnalis Suarakalbar.co.id menyebutkan, SD Negeri 3 Nanga Tangkit merupakan sekolah negeri yang berada di bawah kepemilikan Pemerintah Pusat. Berdasarkan data resmi, sekolah ini berdiri berdasarkan SK Pendirian Nomor 420/204 Tahun 2009 tertanggal 28 Desember 2009. Namun hingga kini, bangunan sekolah belum pernah mendapatkan perbaikan signifikan.

Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah maupun pusat segera mengambil langkah nyata untuk merenovasi gedung sekolah tersebut. Fasilitas ini menjadi satu-satunya tempat belajar bagi anak-anak di pelosok Kecamatan Sokan yang sangat bergantung pada keberadaannya.

“Ini keadaan SD Nanga Tangkit, mohon diperhatikan dari pemerintah,” tulis warga yang mengunggah foto, yang kemudian mendapat banyak respons dan keprihatinan dari pengguna media sosial.

Kerusakan parah pada bangunan sekolah juga dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik, terutama saat cuaca ekstrem. Selain itu, lingkungan belajar yang tidak memadai dapat menghambat kualitas pendidikan bagi anak-anak di daerah tersebut.

“Saat hujan kuat kadang was-was juga melihat anak-anak sekolah di sana,” ungkap seorang warga Nanga Tangkit saat dihubungi Suarakalbar.co.id, Sabtu (29/11/2025).

Seruan warga ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pemerintah agar segera melakukan rehabilitasi SD Negeri 3 Nanga Tangkit dan memastikan anak-anak di pelosok Melawi mendapatkan hak mereka untuk belajar dalam ruang yang aman, layak, dan manusiawi.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini