Petugas Lapas Sintang Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Sambal Tahu, Modus Baru Dibongkar

Sebarkan:

Empat paket sabu yang dimasukkan dalam makanan dan akan di selundupkan ke Lapas Sintang berhasil digagalkan oleh petugas Lapas Kelas IIB Sintang.SUARANUSANTARA/SK
Pontianak, Kalbar (Suara Nusantara) – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sintang berhasil digagalkan petugas pada Senin (17/11). Modus yang digunakan terbilang rapi dan tak biasa: sabu disisipkan dalam kemasan sambal tahu yang dibawa pengunjung untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kepala Lapas Kelas IIB Sintang, Mohamad Rizal Fuadi, menjelaskan bahwa dua pengunjung datang membawa paket makanan yang ditujukan kepada salah satu WBP. Namun petugas mencurigai cara pengemasan sambal tahu yang tampak tidak lazim.

Kemasan sambal tahu tersebut tampak berbeda dari biasanya. Ketika diperiksa lebih teliti, petugas menemukan kantong klip kecil yang diduga berisi narkotika,” ujarnya pada Selasa.

Pemeriksaan lebih mendalam kemudian dilakukan. Dari dalam bungkusan makanan itu, petugas menemukan tiga paket sabu yang disembunyikan dengan sangat rapi untuk mengelabui pemeriksaan. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Polres Sintang untuk penyelidikan lebih lanjut serta pengembangan terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Kalbar, Jayanta, memberikan apresiasi atas ketelitian dan respons cepat petugas Lapas Sintang.

Tidak ada ruang, celah, atau kompromi bagi peredaran narkoba di dalam Lapas maupun Rutan. Saya bangga atas ketelitian petugas yang mampu membaca modus-modus baru para penyelundup,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini sejalan dengan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat pemberantasan narkoba di seluruh satuan kerja pemasyarakatan.

Penyelundupan melalui barang titipan seperti makanan bukan hal baru. Karena itu, kami terus memperbarui pola pengawasan, memperketat pemeriksaan, serta memaksimalkan pemanfaatan intelijen pemasyarakatan,” tambahnya.

Kasus ini menjadi bukti bahwa kewaspadaan petugas serta pengetatan protokol pemeriksaan di Lapas Sintang berjalan efektif. Jajaran pemasyarakatan Kalbar memastikan pengawasan barang titipan akan semakin diperkuat untuk mencegah peredaran narkoba di lingkungan Lapas dan Rutan.

Pengungkapan modus penyelundupan sabu melalui sambal tahu ini sekaligus menegaskan komitmen kuat pemasyarakatan Kalbar dalam menjaga lingkungan Lapas tetap bersih dari narkoba.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini