Sambas, Kalbar (Suara Nusantara) – Bupati Sambas, Satono, menyerahkan Bantuan Pangan Presiden Prabowo Subianto untuk periode Oktober–November 2025 kepada warga perbatasan di Desa Kaliau, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Senin (24/11/2025). Penyaluran beras ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat stimulus ekonomi nasional melalui peningkatan bantuan sosial bagi masyarakat rentan.
Bupati Sambas, Satono menyerahkan Bantuan Pangan Presiden Prabowo kepada warga perbatasan di Desa Kaliau, Sajingan Besar.SUARANUSANTARA/SK
Kunjungan Bupati Satono ke salah satu desa terluar yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini menjadi momentum penting untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan. Program ini memfokuskan dukungan kepada keluarga di daerah rawan pangan dan wilayah perbatasan melalui distribusi beras secara berkala.
Bupati Satono menegaskan bahwa distribusi bantuan pangan ini merupakan tindak lanjut instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas mengenai penguatan stimulus ekonomi nasional.
Pada kesempatan tersebut, bantuan beras diserahkan secara simbolis kepada sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Kaliau.
“Penyaluran bantuan ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga Desember 2025. Setiap keluarga akan menerima 10 kilogram beras per bulan,” jelas Satono.
Satono juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat menugaskan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi bantuan berlangsung tepat sasaran, terutama di tengah kondisi krisis pangan yang mendorong naiknya harga beras di berbagai daerah.
“Harga komoditas pangan, termasuk beras, sedang meningkat. Pemerintah ingin memastikan masyarakat memperoleh bantuan langsung yang benar-benar mereka butuhkan,” ujarnya.
Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan masyarakat di wilayah perbatasan tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan sosial yang memadai. Dengan penyaluran bantuan secara konsisten, diharapkan ketahanan pangan masyarakat dapat terjaga dan tekanan ekonomi dapat berkurang.
Program Bantuan Pangan Presiden Prabowo Subianto ini menjadi salah satu langkah nyata negara hadir di daerah perbatasan menguatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi lokal.[SK]