Warga Durian Sebatang Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Perkebunan Sawit Kayong Utara

Sebarkan:

 

Sosok mayat mengapung di sungai di temukan warga. Senin (20/09/2025).SUARANUSANTARA/SK
Kayong Utara, Kalbar (Suara Nusantara) – Warga Desa Durian Sebatang, Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara, digemparkan oleh penemuan mayat seorang pria yang mengapung di sungai kawasan perkebunan kelapa sawit PT KAP, Senin (21/9/2025) pagi. Korban diketahui bernama Abdullah (52), warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Kepala Desa Durian Sebatang, Sudin, membenarkan penemuan jasad Abdullah. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan pertama kali oleh warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi.

“Ya benar, kemarin pagi (21/9/2025) warga menemukan mayat yang mengapung di sungai (parit) kawasan perkebunan kelapa sawit. Setelah dicek, ternyata korban merupakan warga kami yang sudah beberapa hari tidak terlihat,” ujar Sudin saat dikonfirmasi.

Sudin menambahkan, untuk informasi lebih rinci terkait kronologi kejadian, pihak keluarga korban dapat memberikan penjelasan yang lebih lengkap.
“Mohon maaf, untuk detailnya mungkin bisa ditanyakan langsung ke pihak keluarga agar tidak ada informasi yang keliru,” tambahnya.

Pihak keluarga korban, Sudirman, saat dihubungi mengungkapkan bahwa Abdullah sudah dua hingga tiga hari tidak pulang ke rumah. Hal tersebut membuat keluarga cemas, terlebih karena kondisi korban diketahui mengalami gangguan kesehatan.

“Kurang lebih dua atau tiga hari beliau tidak pulang. Karena almarhum mengalami gangguan, kami khawatir dan langsung melakukan pencarian bersama warga sekitar,” jelas Sudirman kepada suarakalbar.co.id, Selasa (23/9/2025).

Upaya pencarian pun dilakukan secara intensif. Hingga akhirnya pada hari ketiga, pencarian membuahkan hasil ketika warga menemukan jasad Abdullah mengapung di sungai (parit) dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Sudirman menuturkan, pihak keluarga telah menerima musibah ini dengan lapang dada. Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih kepada warga yang telah membantu dalam proses pencarian hingga evakuasi jasad korban.

“Atas peristiwa ini, kami keluarga sudah mengikhlaskan kepergian almarhum. Terima kasih kepada warga yang sudah ikut membantu mencari hingga proses pemakaman,” ucapnya.

Jasad Abdullah kemudian segera disemayamkan dan dimakamkan di pemakaman keluarga setempat. Pihak keluarga berharap kejadian serupa tidak terulang dan mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan, terutama bagi warga dengan kondisi kesehatan khusus.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini