![]() |
| Kondisi mobil yang tertimpa pohon saat dicek polisi.SUARANUSANTARA/SK |
Insiden ini menyebabkan Manto (47), sopir dump truck asal Dusun Pacong, Desa Pasti Jaya, Kecamatan Samalantan, mengalami luka serius. Ia mengalami memar di bagian punggung dan patah pinggang setelah kabin truk yang dikemudikannya ringsek parah akibat tertimpa pohon.
Menurut saksi mata, Hermanus (40) dan Okta (38), peristiwa itu terjadi ketika hujan deras disertai angin kencang mengguyur kawasan tersebut.
“Dump truck melaju dari arah Desa Monterado menuju Samalantan. Saat berada di tanjakan, tiba-tiba angin kencang membuat pohon besar di pinggir jalan tumbang dan langsung menimpa kabin truk,” ungkap Hermanus.
Akibat tertimpa pohon, korban terjepit di dalam kabin. Warga yang berada di lokasi segera melakukan pertolongan pertama.
“Korban langsung dievakuasi bersama-sama dan dibawa ke RS Bethesda Serukam untuk mendapat perawatan medis,” tambah Okta.
Mendapat laporan dari warga, tiga anggota Polsek Monterado yang dipimpin Kepala SPKT Aipda Kalba Riyandie, bersama Bhabinkamtibmas Desa Jahandung Aipda Suprianus dan Bhabinkamtibmas Desa Nek Ginap Bripda Rendi, segera menuju lokasi kejadian.
Mereka bersama warga melakukan evakuasi korban serta mengamankan area sekitar agar tidak terjadi kecelakaan lanjutan.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, melalui Kapolsek Monterado IPDA Rega Nuari Pratama, membenarkan adanya insiden tersebut.
“Dump truck bermuatan pasir yang dikemudikan Manto tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jalan Monterado-Samalantan, Dusun Banawa Bakti. Korban sudah berhasil dievakuasi dan kini sedang menjalani perawatan di RS Bethesda Serukam,” jelas IPDA Rega.
IPDA Rega menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti tumbangnya pohon tersebut. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi pohon-pohon yang rawan tumbang di sepanjang jalur Monterado-Samalantan.
“Langkah pencegahan sangat penting, terutama saat musim hujan dan angin kencang seperti sekarang ini. Kami akan melakukan pemantauan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.[SK]
