![]() |
| Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengunjungi Kampung Nelayan Sungai Soga, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (31/10/2026). |
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari usulan masyarakat yang disampaikan dalam dialog pada pembukaan program Gema Membangun Desa. Warga mengusulkan perpanjangan pelantar atau dermaga serta pembangunan fasilitas toilet untuk mendukung aktivitas sehari-hari para nelayan.
Dalam kunjungan tersebut, Ria Norsan didampingi Wakil Bupati Bengkayang, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang beserta jajaran, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Selain berdialog dengan masyarakat dan meninjau kondisi kawasan pesisir, Gubernur juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada kelompok nelayan dan kelompok penggali kubur di Kampung Nelayan Sungai Soga.
Ria Norsan mengatakan, usulan pembangunan fasilitas tersebut telah dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan masyarakat.
“Warga dan kepala desa mengusulkan adanya perpanjangan pelantar atau jembatan dermaga serta pembangunan fasilitas toilet di Sungai Soga karena fasilitas tersebut sangat dibutuhkan oleh para nelayan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat merencanakan perpanjangan pelantar sekitar 100 meter ke arah laut. Pembangunan tersebut diharapkan dapat memperluas ruang aktivitas nelayan sekaligus dilengkapi fasilitas toilet.
Menurut Ria Norsan, fasilitas dermaga nantinya akan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat nelayan dan tidak berorientasi komersial. Nelayan juga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut tanpa dikenakan biaya sewa.
Ia berharap rencana pembangunan infrastruktur tersebut dapat direalisasikan pada 2027 melalui penganggaran yang tersedia.
Selain meninjau kebutuhan infrastruktur, Gubernur juga melihat langsung proses pengeringan ikan asin hasil tangkapan nelayan menggunakan teknologi Solar Dome Dryer (SDD).
Teknologi tersebut memanfaatkan panas matahari di dalam ruang tertutup dengan penutup plastik transparan. Sistem ini membantu melindungi ikan dari hujan dan gangguan lingkungan, sekaligus mendukung proses pengeringan melalui pengaturan suhu serta sirkulasi udara.
Ria Norsan menilai penggunaan teknologi SDD dapat membantu meningkatkan kualitas pengolahan hasil perikanan. Proses pengeringan yang lebih terlindungi diharapkan mampu menjaga mutu ikan asin dan meningkatkan nilai jual produk.
Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap berbagai aspirasi masyarakat Kampung Nelayan Sungai Soga dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai prioritas pembangunan dan kemampuan anggaran daerah.
Peningkatan infrastruktur pesisir serta pemanfaatan teknologi pengolahan hasil perikanan diharapkan dapat mendukung produktivitas nelayan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Bengkayang. [SK]
