Kubu Raya, Kalbar (Suara Nusantara) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat dan mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dan bersaing menghadapi tantangan ekonomi global.Acara Rapimprov Kalbar di Hotel Alimoer, Kubu Raya, Kalbar pada Kamis, (22/9/2026). SUARANUSANTARA/SK
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum Kadin Kalbar, Arya Risqi Darsono, dalam kegiatan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Kalbar yang digelar Kamis (24/9/2026).
Arya mengatakan, penguatan UMKM menjadi salah satu fokus Kadin Kalbar dalam menjalankan program kerja ke depan. Menurutnya, UMKM perlu mendapatkan dukungan agar tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar internasional.
“Alhamdulillah pembukaan Rapimprov sudah selesai dilaksanakan serentak seluruh provinsi, 38 provinsi, dan tadi langsung dibuka oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Bapak Nindya Bakrie. Targetnya khusus untuk Kalimantan Barat itu adalah kita mendorong UMKM agar bisa naik kelas karena tantangan global ini semakin besar,” ujar Arya.
Untuk menghadapi dinamika perekonomian yang semakin kompleks, Kadin Kalbar juga terus memperkuat jaringan dan kemitraan strategis dengan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, baik perbankan nasional maupun Bank Kalbar.
Arya berharap kehadiran sektor perbankan dalam mendukung dunia usaha di Kalimantan Barat dapat semakin dirasakan, terutama dalam membantu pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan dan mengembangkan kegiatan usahanya.
Menurutnya, dukungan perbankan menjadi semakin penting di tengah kondisi ekonomi yang dipengaruhi perubahan suku bunga. Kenaikan suku bunga dinilai dapat meningkatkan beban pembiayaan dan memberikan dampak terhadap keberlangsungan dunia usaha.
“Nanti kalau Bank Indonesia menaikkan suku bunga lagi, otomatis beban dari ekonomi di kita, khususnya dunia usaha, juga akan semakin tinggi,” jelasnya.
Arya menegaskan Kadin merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan dunia usaha. Karena itu, Kadin Kalbar menyatakan akan terus mendukung berbagai kebijakan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
“Intinya kami Kadin adalah mitra strategis pemerintah. Kami mendukung apa pun yang menjadi kebijakan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun provinsi dan kabupaten kota,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyampaikan dukungannya terhadap langkah Kadin Kalbar dalam memperkuat dunia usaha dan UMKM di daerah.
Krisantus mendorong Kadin Kalbar agar mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi daerah serta mengoptimalkan potensi sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya ingin Kadin menjadi pemeran utama bukan pemeran figuran, wujudkan cita-cita pendiri bangsa, Pancasila, Undang-Undang Dasar, di mana bumi, air, udara, kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat terus diperkuat sehingga potensi ekonomi Kalimantan Barat dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.[SK]