Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, Wali Kota Singkawang, serta jajaran perangkat daerah terkait. Mereka meninjau sejumlah fasilitas yang tengah dikerjakan oleh PT Wijaya Karya sekaligus memastikan kualitas pembangunan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Ria Norsan mengungkapkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Hingga awal Juli 2026, progres fisik proyek tersebut telah mencapai sekitar 80 persen.
"Alhamdulillah, hari ini saya meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat di Jalan Sagatani, Kota Singkawang. Berdasarkan laporan dan hasil pemantauan di lapangan, progres fisik pembangunannya telah mencapai sekitar 80 persen," ujar Norsan.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memberikan dukungan penuh dan melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak agar proses pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurutnya, seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026. Setelah pembangunan selesai, sekolah tersebut akan segera difungsikan sebagai pusat kegiatan belajar mengajar bagi siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Insyaallah akhir Agustus seluruh pekerjaan dapat diselesaikan. Setelah itu, siswa-siswi jenjang SD, SMP, dan SMA yang saat ini masih belajar di BLKI Pontianak akan dipindahkan ke Sekolah Rakyat di Sagatani agar dapat belajar dengan fasilitas yang lebih representatif," jelasnya.
Ria Norsan optimistis proses serah terima bangunan dapat dilakukan pada awal September 2026 sehingga kegiatan pembelajaran dapat segera berlangsung di lingkungan sekolah yang baru.
"Mudah-mudahan awal September sudah dapat kita serahterimakan dan mulai dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran," tambahnya.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis Pemerintah Pusat yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi solusi dalam meningkatkan pemerataan layanan pendidikan sekaligus menyediakan lingkungan belajar yang lebih layak dengan dukungan sarana dan prasarana modern.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menyukseskan program tersebut. Kolaborasi lintas pemerintah diyakini menjadi kunci percepatan pemerataan pendidikan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Barat.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Sagatani juga diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi. Dengan fasilitas yang lebih representatif, para peserta didik diharapkan memperoleh kesempatan belajar yang lebih optimal sebagai bekal menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Keberadaan sekolah ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan merata, sehingga setiap anak di Kalimantan Barat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terkendala kondisi ekonomi.[SK]
