Kubu Raya, Kalbar (Suara Nusantara) – Misteri penemuan bayi malang yang ditinggalkan begitu saja di kawasan kebun kelapa Desa Padang Tikar Dua, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya akhirnya terungkap. Polisi berhasil mengamankan kedua orang tua kandung bayi tersebut dalam waktu berbeda, setelah melakukan penyelidikan mendalam.
RN ayah kandung bayi yang dibuang di kebun kelapa.SUARANUSANTARA/SK
Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan bahwa hasil penyelidikan mengarah pada seorang pria berinisial RN, yang ternyata merupakan ayah kandung dari bayi tersebut. Lebih memilukan lagi, bayi itu merupakan hasil hubungan terlarang antara RN dengan AM, yang tak lain adalah adik iparnya sendiri.
“Saat dilakukan pengembangan terhadap RN, ia mengakui telah menyetubuhi AM sejak Januari 2025. Keduanya tinggal serumah, dan pelaku mulai merayu serta memaksa korban pada malam hari sekitar pukul 10,” ungkap Aiptu Ade, Jumat (10/10/2025) siang.
Menurut keterangan polisi, RN bahkan mengancam dan merayu korban agar terus menuruti keinginannya. Dari pengakuannya, tindakan bejat tersebut sudah dilakukan sekitar empat kali.
“Saat mengetahui adik iparnya hamil, RN bukannya berhenti, melainkan masih memaksa melakukan hubungan suami istri. Hingga akhirnya, bayi itu lahir pada 1 Oktober lalu,” tutur Aiptu Ade.
Ironisnya, ketika warga menemukan bayi malang itu dan membawanya ke Puskesmas Padang Tikar, RN turut hadir di lokasi. Ia menyaksikan proses evakuasi tanpa sedikit pun menunjukkan rasa bersalah.
“Pelaku bahkan melihat warga membawa bayi tersebut, tapi memilih diam dan tidak berani menyerahkan diri atau mengakui perbuatannya,” tambahnya.
Kasus ini kini tengah ditangani Unit Reskrim Polres Kubu Raya untuk pendalaman lebih lanjut. Polisi masih memeriksa keduanya guna mengungkap motif dan kronologi lengkap dari perbuatan keji tersebut.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, bahwa kejahatan seksual dalam lingkup keluarga tidak hanya menghancurkan moral, tetapi juga meninggalkan luka mendalam bagi korban dan lingkungan sekitar.[SK]