Wabup Mempawah Dorong Data Desa Akurat untuk Perencanaan Pembangunan Tepat Sasaran

Sebarkan:

Wabup Juli Suryadi Burdadi saat membuka Fasilitasi Profil Desa dan Kelurahan di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Senin (21/9/2026).  SUARANUSANTARA/SK
Mempawah, Kalbar (Suara Nusantara) – Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi menegaskan pentingnya ketersediaan data desa dan kelurahan yang akurat sebagai dasar dalam menyusun perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Juli saat membuka kegiatan Fasilitasi Profil Desa dan Kelurahan di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Senin (21/9/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Data Akurat, Perencanaan Tepat, Pembangunan Berkelanjutan, Desa dan Kelurahan Maju, Masyarakat Sejahtera.”

Dalam sambutannya, Juli mengatakan desa dan kelurahan merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menjadi titik sentral pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pemerintah dapat melihat secara langsung berbagai kondisi, kebutuhan, permasalahan, serta potensi masyarakat melalui pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan.

Karena itu, ketersediaan data dan informasi yang akurat, lengkap, mutakhir, serta dapat dipertanggungjawabkan menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.

“Dokumen ini merupakan gambaran menyeluruh yang memotret kondisi riil masyarakat dari berbagai aspek,” ujar Juli.

Ia menegaskan, proses validasi dan pemutakhiran data menjadi bagian yang sangat penting untuk memastikan kebijakan dan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Selain itu, data yang valid diharapkan mampu memperkuat potensi daerah serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Mempawah.

Juli juga mendorong seluruh perangkat pemerintah desa dan kelurahan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data profil. Hal itu mencakup proses pengumpulan, pemutakhiran, pengelolaan hingga penyajian informasi.

Ia berharap profil desa dan kelurahan tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai instrumen utama dalam perencanaan pembangunan maupun pengambilan kebijakan pemerintah daerah.

“Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat kualitas data pemerintahan Kabupaten Mempawah,” tutupnya.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini