Kebijakan tersebut menjadi langkah strategis Pemkab Landak dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan, khususnya dalam menangani kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan respons cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Peluncuran PSC 119 dan penerapan BLUD puskesmas dipimpin langsung Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, di Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Landak, Senin (10/8/2026).
Dalam sambutannya, Karolin menegaskan bahwa kecepatan menjadi faktor penting dalam penanganan pasien gawat darurat. Menurutnya, keterlambatan dalam memberikan pertolongan dapat berpengaruh langsung terhadap keselamatan pasien.
“Layanan kegawatdaruratan itu merupakan pelayanan yang membutuhkan kecepatan, ketepatan koordinasi, dan profesionalisme. Dalam kondisi darurat setiap menit, bahkan setiap detik sangat menentukan keselamatan jiwa seseorang,” tegas Karolin.
Di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, Karolin meminta jajaran pemerintah daerah tetap mampu menghadirkan inovasi tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu terobosan yang dilakukan Pemkab Landak adalah penyediaan 16 unit ambulans untuk mendukung operasional PSC 119 dengan skema sewa.
Menurut Karolin, skema tersebut dipilih agar pemerintah daerah dapat menyediakan armada dalam jumlah lebih banyak dengan anggaran yang tersedia.
“Dengan uang yang ada, cukupnya untuk sewa. Karena kalau beli, kita hanya mampu beli dua, mungkin tiga maksimal. Tapi dengan uang yang ada, kita bisa dapat 16, tapi sistemnya sewa,” ungkapnya.
Selain pengadaan ambulans melalui skema sewa, Pemkab Landak juga memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia untuk mendukung operasional PSC 119. Salah satunya dengan mengubah gudang menjadi kantor operasional tanpa harus membangun gedung baru.
Langkah tersebut menunjukkan upaya pemerintah daerah mengoptimalkan anggaran sekaligus memastikan layanan kegawatdaruratan dapat segera berjalan.
Bersamaan dengan peluncuran PSC 119, Pemkab Landak juga menerapkan pola BLUD pada seluruh puskesmas di Kabupaten Landak.
Karolin mengingatkan para kepala puskesmas agar kewenangan yang lebih fleksibel dalam pengelolaan keuangan melalui pola BLUD digunakan secara disiplin, transparan, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, penerapan BLUD tidak boleh hanya berhenti pada aspek administrasi, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Harapannya, BLUD ini bukan hanya di akhir dalam persiapannya dibuat sedemikian rupa, tetapi dalam perjalanannya BLUD ini bisa menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pesannya.
Kepala DKPPKB Kabupaten Landak, Susi, mengatakan penerapan BLUD di seluruh puskesmas merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mengoptimalkan sumber daya kesehatan yang tersedia.
“Melalui penerapan BLUD Puskesmas se-Kabupaten Landak, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara fleksibel, profesional, dan akuntabel dalam mengelola sumber daya,” jelas Susi.
Susi menambahkan, keberadaan PSC 119 diharapkan mampu memperkuat integrasi layanan kegawatdaruratan di Kabupaten Landak.
Dengan dukungan armada ambulans dan koordinasi antarpelayanan kesehatan, masyarakat yang mengalami kondisi darurat diharapkan dapat memperoleh pertolongan medis dengan lebih cepat.
“Sehingga mampu menurunkan angka kematian akibat keterlambatan penanganan kasus gawat darurat, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di bidang kesehatan,” pungkas Susi.
Untuk sementara, masyarakat Kabupaten Landak dapat mengakses layanan kegawatdaruratan PSC 119 melalui sambungan telepon maupun WhatsApp lokal di nomor 0813-1882-1119.
Nomor tersebut digunakan sebelum layanan PSC 119 Kabupaten Landak terintegrasi secara penuh dengan sistem layanan nasional.
Dengan peluncuran PSC 119 dan penerapan BLUD di seluruh puskesmas, Pemkab Landak menargetkan pelayanan kesehatan semakin responsif, fleksibel, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi yang membutuhkan penanganan medis secara cepat.[SK]
.jpeg)