Pontianak, Kalbar (Suara Nusantara) – Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Kalimantan Barat terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui program latihan rutin yang berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Korps Brimob dalam meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta memastikan setiap personel mampu menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP), Selasa (30/6/2026).
Satbrimob Polda Kalbar Perkuat Kemampuan Personel Lewat Latihan PHH Berkala. SUARANUSANTARA/SK
Latihan yang dilaksanakan secara berkala tersebut tidak hanya bertujuan mengasah kemampuan teknis personel, tetapi juga membentuk karakter, meningkatkan disiplin, serta memperkuat kesiapan operasional dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kalimantan Barat.
Salah satu materi utama yang terus diasah adalah Penanggulangan Huru Hara (PHH). Pada Selasa (30/6/2026), latihan PHH dilaksanakan oleh personel Batalyon C Pelopor di Markas Komando Batalyon C Pelopor dengan dipimpin oleh Iptu Sayudi, A.Md.Kes.
Dalam pelatihan tersebut, para instruktur memberikan pembekalan secara komprehensif, mulai dari teknik dasar pengendalian massa, pola pergerakan personel, penggunaan formasi PHH, hingga simulasi penanganan situasi yang berpotensi berkembang menjadi kerusuhan.
Seluruh materi yang diberikan mengacu pada kompetensi para instruktur yang telah mengikuti Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangspes), serta berpedoman pada Standar Operasional Prosedur Korps Brimob Polri, Peraturan Kapolri (Perkap), dan Peraturan Komandan Korps Brimob Polri (Perdankor).
Iptu Sayudi menegaskan bahwa latihan yang dilaksanakan secara konsisten merupakan investasi penting dalam membangun personel Brimob yang profesional, disiplin, dan siap menghadapi dinamika tugas di lapangan.
"Latihan rutin ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan kesiapan operasional personel, sekaligus meminimalkan potensi terjadinya kesalahan prosedur dalam pelaksanaan tugas. Dengan demikian, setiap anggota mampu bertindak secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui latihan yang berkesinambungan, setiap personel diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan prosedur penanganan situasi secara tepat, cepat, proporsional, serta tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia dan aturan hukum.
Program pembinaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Satbrimob Polda Kalbar dalam membentuk personel yang memiliki kemampuan taktis, mental yang kuat, serta kesiapan tinggi menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.[SK]