Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mempawah Gelar Doa Bersama Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Harmoni

Sebarkan:

Wakapolres Kompol Antonius Trias Kuncorojati foto dan para tokoh lintas agama pada momen doa bersama menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di Rupattama Polres Mempawah, Selasa (30/6/2026). SUARANUSANTARA/SK
Mempawah, Kalbar (Suara Nusantara) – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mempawah Polda Kalimantan Barat menggelar doa bersama lintas agama di Ruang Rapat Utama (Rupattama) Polres Mempawah, Selasa (30/6/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut menjadi momentum memperkuat nilai persatuan, toleransi, serta memohon keberkahan bagi seluruh rangkaian peringatan Hari Bhayangkara.

Doa bersama dihadiri Wakapolres Mempawah Kompol Antonius Trias Kuncorojati, para pejabat utama Polres Mempawah, Penjabat Ketua Bhayangkari Cabang Mempawah Asteria Vinandya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mempawah Askandar Singodimejo, para tokoh agama, serta personel Polres Mempawah.

Sebagai simbol keberagaman dan kerukunan umat beragama, doa dipimpin secara bergantian oleh enam pemuka agama yang mewakili agama-agama di Indonesia, yakni H.M. Sholihin (Islam), Pdt. Enggen (Kristen), Yustinus Darmo (Katolik), Hui Tie (Konghucu), Juwarno (Buddha), dan I Dewa Ngurah Sudi Adnyana (Hindu).

Dalam sambutannya, Wakapolres Mempawah Kompol Antonius Trias Kuncorojati mengatakan bahwa doa bersama lintas agama merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Bhayangkara sebagai bentuk rasa syukur, refleksi, serta ikhtiar spiritual dalam memohon perlindungan dan kelancaran kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

"Doa bersama ini merupakan bentuk refleksi dan introspeksi bagi kami. Melalui kegiatan ini, kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 dapat berjalan aman, lancar, penuh keberkahan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk turut mendoakan kelancaran puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan dilaksanakan pada 1 Juli 2026 melalui upacara dan kegiatan syukuran yang digelar secara serentak di 10 titik di wilayah Kabupaten Mempawah.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Selain memohon kelancaran seluruh agenda Hari Bhayangkara, Wakapolres juga meminta doa agar seluruh personel Polri, khususnya jajaran Polres Mempawah, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, keselamatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara profesional, humanis, serta berintegritas.

Suasana penuh kekhusyukan terasa saat masing-masing pemuka agama memimpin doa sesuai keyakinannya. Momen tersebut menjadi simbol nyata semangat persatuan dalam keberagaman serta komitmen bersama untuk menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Mempawah.

Melalui kegiatan doa bersama lintas agama ini, Polres Mempawah berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan institusi, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Mempawah yang aman, damai, dan penuh toleransi.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini