![]() |
| Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan sunatan massal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Aula Puskesmas Mandor, Selasa (30/6/2026). SUARANUSANTARA/SK |
Program bertajuk "Libur Produktif, Tumbuh Sehat: Sunatan Massal bagi Generasi Emas Kabupaten Landak" tersebut diinisiasi langsung oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Karolin menegaskan bahwa investasi terbesar dalam pembangunan daerah bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kesehatan dan pendidikan generasi muda. Menurutnya, kedua sektor tersebut menjadi fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di masa depan.
Namun di balik semangat tersebut, Karolin mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya rata-rata lama sekolah masyarakat di Kabupaten Landak yang masih berada di angka sekitar 7,5 tahun.
"Kita di Kabupaten Landak ini rata-rata lama sekolah seluruh masyarakat kalau dirata-ratakan hanya 7,5 tahun. Artinya, rata-rata hanya tamat SD dan tidak menyelesaikan SMP. Tentu ini memprihatinkan. Kita berharap anak-anak bisa sekolah setidaknya sampai SMA karena ke depan persaingan akan semakin sulit," ujarnya.
Selain menekankan pentingnya pendidikan, Karolin juga mengingatkan anak-anak agar membiasakan hidup bersih dan menjaga kesehatan sejak usia dini, termasuk menjaga kebersihan organ reproduksi. Menurutnya, kebiasaan tersebut akan berdampak besar terhadap kesehatan mereka di masa depan.
"Anak-anak harus diajarkan sejak dini tentang kebersihan dan kesehatan, termasuk kebersihan area reproduksi yang hari ini akan disunat. Nanti ketika ingin mendaftar menjadi anggota TNI atau Polri, kondisi kesehatan harus benar-benar baik, tidak ada penyakit kulit, bersih dan rapi," pesannya.
Tak hanya kepada anak-anak, Karolin juga mengajak para orang tua memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang disediakan selama kegiatan berlangsung. Ia mengingatkan bahwa kesehatan orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak hingga dewasa.
"Kalau ibunya punya tekanan darah tinggi, jangan berhenti minum obat. Kita harus tetap sehat agar bisa mengurus anak-anak. Jangan hanya mengantar anak ke sekolah, kalau bisa nanti juga mengantar cucu ke sekolah," katanya disambut senyum para peserta.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Susi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Landak bersama Puskesmas Mandor dan berbagai pihak dalam membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang aman dan berkualitas.
"Program ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Mandor dan pihak terkait untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan," jelasnya.
Ia memastikan seluruh peserta sunatan massal mendapatkan pelayanan sesuai standar medis. Sebelum menjalani tindakan sirkumsisi, setiap peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan (screening) guna memastikan kondisi tubuh dalam keadaan layak.
Setelah tindakan selesai, peserta juga mendapatkan observasi medis, obat-obatan, edukasi mengenai perawatan luka pascasunat, serta bingkisan dari Pemerintah Kabupaten Landak sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak yang mengikuti program tersebut.
"Tindakan sirkumsisi dilakukan sesuai standar medis. Setelah selesai, peserta mendapatkan obat-obatan, edukasi perawatan luka, serta bingkisan dari Ibu Bupati sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak," terang Susi.
Dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 34 anak mendaftarkan diri untuk mengikuti sunatan massal. Namun satu peserta tidak dapat mengikuti tindakan karena mengalami demam sehingga harus ditunda demi alasan kesehatan. Sementara itu, layanan Cek Kesehatan Gratis bagi orang tua dan masyarakat yang hadir berhasil melayani sekitar 70 warga.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Landak berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Di sisi lain, program tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak orang tua memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan anak-anak sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan dan mewujudkan generasi Landak yang sehat, cerdas, serta berdaya saing.[SK]
