Aksi Air Bersih di Melawi Meluas, CIWANADRI Dorong Kepedulian Bersama

Sebarkan:

KPA CIWANADRI. SUARANUSANTARA/SK
Melawi, Kalbar (Suara Nusantara) – Aksi sosial penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Melawi terus meluas. Gerakan yang sebelumnya dilakukan secara mandiri oleh KPA CIWANADRI Melawi kini mulai diikuti sejumlah pihak yang turut turun tangan membantu warga.

Perkembangan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat di tengah dampak kekeringan yang masih dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Melawi. Bantuan air bersih dinilai menjadi kebutuhan penting bagi warga yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebelumnya, KPA CIWANADRI Melawi secara aktif menyalurkan air bersih langsung kepada masyarakat. Distribusi dilakukan menggunakan tangki milik Perumdam Tirta Melawi maupun kendaraan tangki dari pihak swasta dengan kapasitas sekitar 4.000 liter per tangki.

Selain itu, penyaluran juga dilakukan melalui air galon yang dibeli langsung dari pengusaha air minum dalam kemasan untuk memenuhi kebutuhan warga di lokasi yang membutuhkan.

Bantuan tersebut tidak hanya menjadi aksi sosial, tetapi juga bentuk perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya anak-anak dan warga lanjut usia yang membutuhkan ketersediaan air bersih.

Ketua Umum KPA CIWANADRI Melawi, Dea Kusumah Wardhana, mengatakan pihaknya tidak ingin persoalan air bersih hanya menjadi perhatian satu organisasi. Menurutnya, semakin banyak pihak yang tergerak membantu masyarakat justru menjadi tujuan utama dari gerakan sosial yang dilakukan.

“Kami tidak ingin berjuang sendiri. Kalau semakin banyak pihak yang ikut bergerak membantu masyarakat, tentu itu jauh lebih baik. Yang paling penting adalah masyarakat mendapatkan air bersih,” ujarnya, Jumat (18/9/2026).

Gerakan penyediaan air bersih tersebut kini mulai mendapat respons dari berbagai unsur. Sejumlah pihak, termasuk TNI dan Polri, turut aktif membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa persoalan air bersih mulai mendapat perhatian lebih luas. Bantuan tidak hanya datang dari organisasi masyarakat, tetapi juga dari berbagai elemen yang memiliki kepedulian terhadap kondisi warga.

Bagi masyarakat, kehadiran berbagai pihak yang turun langsung memberikan bantuan menjadi angin segar. Di tengah sulitnya memperoleh sumber air akibat kondisi kemarau, distribusi air bersih secara langsung dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dea mengatakan aksi sosial yang dilakukan CIWANADRI sejak kekeringan mulai berdampak pada masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan warga. Pihaknya berharap gerakan tersebut dapat memantik pihak lain untuk melakukan aksi serupa sesuai kemampuan masing-masing.

“Kalau satu kendaraan mengangkut air mungkin hanya bisa membantu beberapa titik. Tetapi kalau banyak pihak bergerak bersama, jangkauannya akan jauh lebih luas. Inilah yang kami harapkan,” kata Dea.

Ia menegaskan persoalan air bersih bukan semata-mata berkaitan dengan bantuan sosial, melainkan menyangkut kebutuhan dasar dan kesehatan masyarakat. Karena itu, kolaborasi berbagai pihak dinilai penting agar warga yang mengalami kesulitan air tidak merasa menghadapi persoalan tersebut sendirian.

KPA CIWANADRI Melawi juga mengapresiasi seluruh pihak yang mulai mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut. Bagi organisasi itu, keberhasilan sebuah gerakan sosial bukan diukur dari siapa yang paling banyak memberikan bantuan, melainkan dari seberapa banyak masyarakat yang akhirnya terbantu.

“CIWANADRI boleh memulai, tetapi masyarakat Melawi harus menjadi alasan mengapa gerakan ini terus berjalan,” tegasnya.

Dengan semakin banyaknya pihak yang ikut turun tangan, distribusi air bersih diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan membantu warga yang masih menghadapi dampak kekeringan di Kabupaten Melawi.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini