Diduga Tenggelam Saat Berenang Menyeberangi Sungai Sambas Besar, Alvin Masih Dalam Pencarian Tim SAR

Sebarkan:

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pria yang diduga tenggelam di Sungai Sambas Besar, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Selasa (18/8/2026). SUARANUSANTARA/SK
Sambas, Kalbar (Suara Nusantara) – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pria bernama Alvin yang diduga tenggelam di Sungai Sambas Besar, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Selasa (18/8/2026).

Alvin merupakan warga Dusun Sekampung Sabing RT 01/RW 01, Desa Sabing, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas. Pria tersebut diketahui lahir di Sekampung Sabing pada 26 Juli 2003.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari Kasat Polairud Polres Sambas, Agus.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban diduga terjun dari steher Sejangkung dengan maksud menyeberangi Sungai Sambas Besar menggunakan cara berenang.

Namun, ketika berada di tengah sungai, korban diduga terseret arus yang cukup kuat hingga akhirnya tenggelam.

“Korban terjun dari steher Sejangkung hendak menyeberangi sungai dengan cara berenang. Saat berada di tengah sungai, korban terseret arus hingga tenggelam,” kata I Made Junetra.

Sebelum tim SAR tiba di lokasi, warga bersama aparat setempat telah melakukan upaya pencarian. Namun, hingga operasi SAR dimulai, korban belum berhasil ditemukan.

Kondisi Sungai Sambas Besar saat kejadian diketahui sedang deras. Selain itu, permukaan air dalam kondisi pasang. Situasi tersebut diduga membuat korban kesulitan melawan arus saat berada di tengah sungai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pontianak memberangkatkan satu tim Rescue Pos SAR Sintete menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

“Kantor SAR Pontianak memberangkatkan satu tim Rescue Pos SAR Sintete untuk melakukan pencarian terhadap korban,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, tim membawa satu unit Rescue Car dan satu set Rubber Boat. Sejumlah peralatan pendukung turut disiapkan, mulai dari perlengkapan evakuasi, medis, navigasi, komunikasi, peralatan penyelaman, hingga drone thermal.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan menyusuri aliran Sungai Sambas Besar. Pencarian dilakukan untuk menemukan keberadaan korban sekaligus mengevakuasinya apabila berhasil ditemukan.

Hingga pencarian dilakukan, keberadaan Alvin masih belum diketahui. Tim SAR gabungan terus berupaya menyisir sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.

Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi arus deras dan permukaan air sedang pasang.

Masyarakat juga diminta tidak memaksakan diri berenang atau menyeberangi sungai dalam kondisi yang berisiko, mengingat derasnya arus dapat membahayakan keselamatan.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini