RAPI Sekadau Bagikan 7.000 Masker ke Sekolah di Tengah Kabut Asap

Sebarkan:

Ketua RAPI Sekadau Kundori saat serahkan masker kepada sekolah, Kamis (17/9/2026). SUARANUSANTARA/SK
Sekadau, Kalbar (Suara Nusantara) – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 13 Kabupaten Sekadau kembali bergerak membantu masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berdampak di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Pada Kamis (17/9/2026), jajaran RAPI Sekadau membagikan sebanyak 7.000 masker kepada sejumlah sekolah di wilayah Kota Sekadau. Bantuan tersebut diberikan menyusul mulai diberlakukannya pembelajaran tatap muka secara terbatas di sejumlah satuan pendidikan.

Ketua RAPI Wilayah 13 Sekadau, Kundori, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap siswa dan guru yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

“Kami turun kembali menyalurkan bantuan masker ke sejumlah sekolah yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka,” kata Kundori saat penyaluran masker, didampingi pengurus RAPI Sekadau Ahmad Syaibani, Kadarto dan Suparlan.

Masker diserahkan langsung kepada pihak sekolah untuk selanjutnya dibagikan kepada siswa maupun guru. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu melindungi warga sekolah dari paparan asap selama aktivitas pembelajaran berlangsung.

“Stok masker kita bagikan ke sekolah. Ini merupakan lanjutan aksi peduli darurat kabut asap melalui kolaborasi lintas relawan yang sebelumnya kita lakukan dengan membagikan masker di jalanan dan pasar,” ujar Kundori.

Menurutnya, aksi sosial tersebut menjadi bagian dari kepedulian RAPI Sekadau bersama berbagai elemen masyarakat dalam menghadapi dampak kabut asap yang ditimbulkan karhutla.

Sejumlah sekolah yang menerima bantuan masker di antaranya SMA Karya, SMP Karya, SMK Amaliyah, SMAN 1 Sekadau, SD/SMP IT, SDN 17 Mungguk, MIS Al-Rahmah, SDN 24 Bokak, SMK Keling Kumang, SD Slamet Riyadi, MIN, MTs Negeri, MAN, serta sejumlah SDN di Suryadeli.

RAPI Sekadau berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pihak sekolah, khususnya untuk mendukung perlindungan siswa dan tenaga pendidik selama kondisi kabut asap masih terjadi.

Pembagian masker ke sekolah ini sekaligus menjadi kelanjutan gerakan sosial RAPI Sekadau dalam merespons dampak karhutla di Kabupaten Sekadau.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini