![]() |
| Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat bertakziah ke rumah korban tenggelam, Bayanaka Patal Ramlan.SUARANUSANTARA/SK |
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, hadir langsung untuk bertakziah di rumah duka di Gang Pagar Alam, Jalan Tanjungpura. Kehadirannya disambut keluarga yang masih terpukul atas peristiwa memilukan tersebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pontianak, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ananda Bayanaka. Semoga keluarga diberikan ketabahan,” ujar Edi saat menemui keluarga korban.
Edi menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban bermain di dekat parit bersama teman-temannya. Mereka diduga tengah mengambil jambu yang jatuh ke parit sebelum Bayanaka terpeleset dan tercebur.
“Dicari-cari tidak ketemu. Baru tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB jasadnya ditemukan terapung,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Edi mengingatkan pentingnya kewaspadaan di tengah kondisi air pasang yang membuat permukaan jalan dan parit sulit terlihat.
“Kita berharap para orang tua tetap waspada. Pada kondisi seperti ini, permukaan jalan dan parit tidak terlihat karena tertutup air pasang,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya pengawasan melekat terhadap anak-anak, terutama saat musim penghujan dan tingginya intensitas pasang air.
“Jangan sampai anak-anak mandi atau bermain di parit-parit yang dalam. Mereka harus selalu diawasi,” tambahnya.
Musibah yang merenggut nyawa Bayanaka menjadi pengingat bagi masyarakat Pontianak tentang pentingnya keselamatan anak-anak, terutama di kawasan rawan seperti parit dan daerah tergenang air.[SK]
